HUBUNGAN MUSIK DENGAN FUNGSI OTAK

Semua jenis bunyi atau bila bunyi tersebut dalam suatu rangkaian teratur
yang kita kenal dengan musik, akan masuk melalui telinga, kemudian
menggetarkan gendang telinga, mengguncang cairan di telinga dalam serta
menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea untuk selanjutnya melalui
saraf Koklearis menuju ke otak. Pertama, Musik akan diterima langsung
oleh Talamus, yaitu suatu bagian otak yang mengatur emosi, sensasi, dan
perasaan, tanpa terlebih dahulu dicerna oleh bagian otak yang berpikir
mengenai baik-buruk maupun intelegensia. Kedua: melalui Hipotalamus
mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, dan
ketiga: melalui axon neuron secara difus mempersarafi neokorteks.
Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi
pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi
endokrin, memori, dan lain-lain. Seorang peneliti Ira Altschuler
mengatakan "Sekali suatu stimulus mencapai Talamus, maka secara otomatis
pusat otak telah diinvasi."
MUSIK DAN PRODUKSI HORMON
Pada kondisi stress, adrenalin banyak dikeluarkan dan pembuluh darah kulit menyempit, sehingga suhu kulit menurun.
Energi yang berlebihan dari musik rock akan mempengaruhi jantung untuk
berdetak lebih cepat. Itu sebabnya pendengar musik rock sangat sulit
untuk duduk diam bila mendengar musik yang mempercepat denyut jantung.
Energi yang terakumulasi akan mencari jalan untuk dilepaskan.
Selain meningkatkan denyut jantung, tekanan darahpun dapat meningkat
oleh adanya adrenalin. Hal ini juga akan kembali meningkatkan produksi
adrenalin, karena tubuh yang berada dalam keadaan stress, berusaha untuk
mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak adrenalin agar
alert/waspada. Jika denyut stress ini berlangsung terus menerus,
misalnya pada sebuah konser rock yang panjang, maka jumlah adrenalin
yang diproduksi menjadi berlebihan, dan tubuh tidak mampu lagi untuk
membuang kelebihan ini.
Kalau musik mempunyai pengaruh yang sangat dalam terhadap organisme
sederhana seperti itu, apa pengaruhnya terhadap sistem yang lebih
kompleks?
Musik juga dikenal sebagai wahana terapi. Sejak zaman dahulu dikenal
penyembuhan fisik dan mental melalui musik. Daud memainkan kecapi sambil
menyanyi untuk menyembuhkan Raja Saul yang sedang gundah. Musik juga
dipakai oleh Raja Philip V dari Spanyol, Raja George II dari Inggris,
dan Raja Ludwig II dari Bavaria untuk penyembuhan. O'Sullivan (1991)
mengemukakan bahwa musik mempengaruhi imaginasi, intelegensi dan memori,
di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan
endorfin. Endorfin kita ketahui dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga
dapat mengurangi penggunaan obat analgetik, juga menurunkan kadar
katekolamin dalam darah, sehingga denyut jantung menurun. Mornhinweg
(1992) meneliti 58 subyek sehat untuk menilai jenis musik mana yang
menurunkan stress. Musik klasik ternyata memberikan efek relaksasi yang
dapat dibuktikan secara statistik dibandingkan dengan musik "new age".
Musik yang menenangkan ini juga dipakai dalam pengobatan penderita
serangan jantung, pasien sebelum operasi, bahkan untuk menurunkan stress
pasien yang menunggu di ruang tunggu praktek.
Pengaruh Musik dan Penetrasinya (The Influence of Music and Its Penetration)
Musik mempengaruhi:
* Denyut jantung
* Tekanan darah
* Pencernaan
* Pernafasan
* Emosi
* Intelegensia
1. Mempengaruhi denyut jantung
a.
Tegang. Jantung kita mengikuti detaknya. Contoh: illustrasi musik pacuan kuda, rock music, Jaws
b. .
Relax santai. Contoh: musik tenang
Mendengar melodinya saja, kita dapat dipengaruhi.
2. Mempengaruhi tekanan darah
Contoh: opera, illustrasi musik hukuman mati. Tekanan darah naik.
3. Mempengaruhi pencernaan
Contoh: beberapa musik dengan melodi yang sangat fluktuatif
4. Mempengaruhi pernapasan
Contoh: illustrasi musik pacuan kuda, film aksi.
5. Mempengaruhi emosi
Lirik lagu sangat mempengaruhi emosi. Baik negatif maupun positif.
Lagu-lagu putus asa, kata-katanya membuat kita lemah, ada yang membuat
kita bersemangat. Dapat membangkitkan emosi, keinginan memberontak dan
sebagainya.
6. Mempengaruhi intelegensi/kecerdasan
Unsur dalam sebuah lagu atau musik yang diperdengarkan
* Melody
* Beat
* Rhythm
* Dynamic
* Lyric
Dan pada akhirnya mempengaruhi -
IQ,
EQ dan
AQ.
Sumber :